Gambar Ilustrasi
Listen to this article

Cerpen,Fiksi – Pengalaman suatu Insan tak pernah lepas dari yang namanya masa-masa sulit dan tentunya kita semua pernah mengalami hal tersebut di setiap perjalanan dalam mengarungi kehidupan,berikut  kisah Ilustrasi dari keterlepasan dari  masa-masa terpuruk.

Disuatu pulau yang kecil tinggallah 5 Mahluk Abstrak yang selalu melekat dalam diri manusia yaitu CINTA,NAFSU,KAYA,SEDIH dan GEMBIRA yang hidup dalam satu pulau yang kecil di tengah lautan yang luas .

Kisah bermula dengan datangnya bencana yang hendak menenggelamkan pulau dengan seketika laut menjadi pasang secara berlahan.

Kepanikan dan kegaduhan terjadi kepada se isi pulau sehingga tidak ada pilihan lain penghuni pulau harus meninggal pulau dan menyelamatkan diri sebelum pulau dan isinya di tenggelamkan.

Dengan datangnya bencana tersebut 5 para  penghuni pulau langsung bergegas menuju perahu masing-masing, akan tetapi cuman satu yang tidak punya perahu yaitu CINTA beda dengan yang lainnya dari sebelumnya sudah  mempersiapkan jika suatu saat pulau tersebut kandas .

Kepanikan yang di rasa CINTA melihat air yang terus naik membuat CINTA lari untuk mencari pertolongan kepada masing-masing pemilik perahu .

Pada saat CINTA berlarian untuk menyelamatkan diri CINTA melihat KEKAYAAN Spontan CINTA memanggilnya untuk berhenti dan meminta untuk ikut di perahunya akan tetapi jawaban KEKAYAAN.

CINTA : Keyaan Berhenti ‘panggil CINTA dengan nada teriak dengan penuh ketakutan”

Kemudian Dengan seketika KEKAYAAN berhenti dan bertanya kepada CINTA.

KEKAYAAN : iya CINTA ada apa’jawabnya “

CINTA : Bantu aku KEKAYAAN izikan aku untuk menumpang di perahumu untuk menyelamatkan diri’pinta CINTA

Baca Juga Berita  Peringati HUT RI Ke 74 Warga Daya Sakti Gelar Lomba Dan Do’akan Para Pahlawan

Dengan cepat KEKAYAAN menjawab CINTA dengan ekspresi  yang santai

KEKAYAAN :Maaf CINTA perahuku sudah penuh dan banyak barang-barang,jika kamu naik keperahuku pasti kita tenggelam dan aku tidak mau itu terjadi dan hilang semua apa yang aku kumpulkan’jawabnya”

Mendengar jawab tersebut CINTA langsung bergegas mencari pertolongan lain tak lama CINTA melihat NAFSU dan teriak meminta tolong dengan wajah belas kasian yang di tampakkan CINTA.

CINTA : NAFSU Tolong Berhenti dan selamatkan aku ‘seru CINTA padanya.

Mendengar seru CINTA yang memanggilnya nafsupun menjawab

NAFSU : Maaf CINTA aku tak bisa aku hanya sekarang ingin cepat dan terburu-buru dengan tujuanku jika aku menolongmu aku takut kau menghambat tujuanku’jawab dengan sadisnya

Mendengar jawaban NAFSU, CINTA pun tak tunggu lama segera mencari pertolongan lain hingga akhirnya ia melihat GEMBIRA CINTA pun memanggilnya juga .

CINTA : GEMBIRA Berhenti Bantu aku dan Selamatkan aku ‘teriak CINTA dengan penuh harapan

Teriakan CINTA yang begitu keras tak cukup mampu membuat gembira melihatnya dikarekan gembira sedang Tertawa dan tak sadar ada yang berharap pertolongannya.

Lambat laun ke adaan CINTA semakin terjepit dikarenakan air laut sudah mulai meninggi dan mencapai ketinggian Dada CINTA dan tak lama KESEDIHAN lewat di depannya, CINTA pun memanggilnya dan memohon.

CINTA :Kesedihan aku mohon bantu aku izinkan aku untuk naik ke atas perahumu dan selamatkan aku’harapnya kepada KESEDIHAN

Baca Juga Berita  Terkait Kekerasan Yang Dilakukan Wali Murid LPA Tubaba Ancam Laporkan Pihak Sekolah Ke Polisi 

Sambil menangis KESEDIHAN pun menjawab permohonan CINTA.

KESEDIHAN : Maaf CINTA aku tidak bisa aku lagi sedih dan terpuruk dan lagi ingin sendiri ‘jawabnya sambil menangis”

Mendengar jawaban tersebut cintapun hanya mampu terdiam dan pasrah sehingga airpun perlahan menenggelamkannya.

Tak lama  pada saat cinta didalam air  ada suara memanggilnya dari atas air dan mengulurkan tangannya dengan panggilan “naiklah keperahuku cinta”

CINTApun naik di diperahu   tersebut hingga akhirnya CINTA diantarkan  ke pulau terdekat.

Sesampai CINTA di pulau tersebut ia merasa heran dan bertanya dalam fikirannya siapa kah sosok penyelamat dia karna ia berfikir sahabat dan kerabat semasa ia tinggal di pulau tempat ia tinggal tidak memperdulikannya beda dengan seseorang yang menaikan  di perahunya yang tanpa ia kenal tapi datang menolongnya .

Rasa penasaran yang berkecambuk membuat cinta langsung bertanya kepada masyarakat di pulau tempat dia di turunkan.

Cinta “apakah kalian tau siapakah sosok berjubah putih yang membawaku kepulau ini “

Warga “apakah kamu beneran tidak tau siapa dia …?”

Cinta “iya aku tidak tau “

Warga “ia adalah Sang WAKTU yang datangnya seketika perginyapun seketika,

kami pun tidak tau dimana dia tinggal”

Dari kisah ini apakah yang bisa kalian simpulkan dengan apa yang ada dalam diri kita semua ,tergantung kita mau seperti apa dan melihat dari sisi mana dalam melihat atau menilai yang terkandung didalamnya.”bersambung

Penulis : Safril

Editor : Saidi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here