Berikut Identitas Penemuan Mayat Yang Sempat Membuat Heboh Warga

0
421
Listen to this article

Tulang Bawang Barat (DF) – Peristiwa penemuan sesosok mayat laki-laki di sungai kecil dekat perkebunan karet hari Jumat (09/08/2019), sekira pukul 16.00 WIB, di Tiyuh/Kampung Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung sempat membuat heboh warga.

Lantaran mayat tersebut merupakan Karsidi (70), berprofesi tani, warga Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurut keterangan dari Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, SH mewakili PLH Kapolres Tulang Bawang AKBP Ronalzie Agus, SIK mengatakan, kejadian bermula hari Jumat (09/08/2019), sekira pukul 08.00 WIB, korban pamit berangkat ke kebun karet untuk mencari rumput.

Baca Juga Berita  Komplotan Curanmor Spesialis Mobil Ditangkap Polisi, Kompol Devi : Dua Pucuk Senpi dan Belasan Amunisi Disita

Kemudian sekira pukul 16.00 WIB, keluarga korban mendapatkan kabar dari saksi Ruslan (45), berprofesi tani, yang menemukan korban sudah dalam posisi tertelungkup di sungai kecil.

Yang mana waktu itu saksi Ruslan sedang bersama saksi Icang Suhendar (26), berprofesi tani, sedang melintas di sungai kecil tersebut untuk mencari rumput juga.

Petugas kami bersama warga dan tim medis yang mendapatkan informasi tentang peristiwa ini langsung berangkat menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi, setelah sampai di TKP ternyata korban sudah MD (meninggal dunia).

Baca Juga Berita  Sambut Ramadhan Abdullah Surajaya.SH, Bagikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, kuat dugaan yang menjadi penyebab korban MD adalah benturan antara tubuh korban dengan kayu untuk penyebrangan sungai, karena ditubuh korban terdapat luka lecet dibagian bibir dan telinga. Yang diperkirakan korban terpeleset saat akan menyebrangi sungai kecil tersebut,” ungkap AKP Tri.

Selain itu, di tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan dan menurut keterangan dari keluarganya, korban juga tidak mempunyai riwayat penyakit. Pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah.(Saidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here