Foto Kepala Dinas Perdagangan
Listen to this article

Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Propinsi Lampung semakin ngebut untuk mewujudkan pasar sehat. Dibuktikan, dengan beberapa pasar tradisional telah direnovasi dan masih dilakukan pembinaan. Kini, giliran pasar Kampung Kagungan Rahayu Blok C Kecamatan Menggala Tulang Bawang, yang sudah di revitalisasi mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2017 oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Tulang Bawang, dan akan dilakukan pembangunan kembali di tahun 2020 tahun depan. Dana yang dikucurkan bernilai Rp 2.000.000.000 mengunakan DAK pusat.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tulang Bawang Amri Alfis mengatakan, proses pembagunan masih dalam tahap penghitungan yang dilakukan oleh konsultan mulai dari pembagunan fisik.

Baca Juga Berita  KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021, Disepakati

“Pembuatan beberapa bagunan disekitar bagunan induk pasar, mulai dari parkiran yang akan di paving blok hingga pembuatan pagar,”ujar Amri, saat ditemui diruang kerjanya. Kamis (14/11/2019)

Pembangunan pasar Blok C itu nantinya, bakal tetap mengutamakan konsep pasar tradisional modern dan sehat. Pasar nantinya akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang seperti ruang laktasi, pos keamanan, fasilitas ibadah, ruang tunggu, dan perangkat troli.

“Pasar Blok C, merupakan satu-satunya pasar kampung yang layak untuk dilakukan penambahan fasilitas bangunan pasar, agar menjadi pasar yang sehat, sehingga kedepannya akan dijadikan pasar harian seperti pasar Menggala,”terang Amri.

Baca Juga Berita  Denpom II/3 Sosialisasi Ops Gaktib dan Yustisi Kepada Anggota Kodim 0426/TB

Dikatakan Amri Alfis, Dinas Perdagangan Kabupaten Tulang Bawang menargetkan, pengerjaaan pembangunan Pasar Blok C bakal terealisasi pada tahun 2020 mendatang. Tapi, tidak dilakukan relokasi pedagang, karena pasar Blok C masih mingguan.

“Karena itu, dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, maka pembangunan pasar rakyat blok C, yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten, bukan hanya dari sisi perbaikan fisik saja, melainkan juga dari sisi ekonomi, sosial budaya dan manajemen,”Imbuhnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here