Material Tugu Perbatasan di Astra Kesetra Sesuai Standar Uji Lab

0
740
Listen to this article

Tulang Bawang – Untuk mempercantik Kabupaten Tulang Bawang, Propinsi Lampung, pemerintah melakukan pembangunan tugu pembatas Tulang Bawang dan Kabupaten Lampung Tengah, tepatnya berdekatan dengan Lanud Pangeran M. Bunyamin Kampung Astra Ksetra Kecamatan Menggala.

Dalam pembangunan tersebut pemerintah mengunakan bahan yang sesuai dengan standar uji laboraturium mengingat keselamatan masyarakat setempat dan penguna jalan, karena itu, tugu pembatas salah satu gerbang masuk ke kabupaten Tulang Bawang, menjadi icon kota Menggala.

Dikatakan pengawas dan tenaga teknis Dinas PUPR Tulang Bawang Paisal Mustapa, bahwa pengawasan pembagunan infrastruktur harus selalu dilakukan jangan sampai ada kesalahan dalam pengerjaan yang dilakukan oleh tukang.

Baca Juga Berita  Akibat Asmara Terlarang, Nyawa Bayi Tak Berdosa Melayang.

”Dalam pengawasan pengerjaan, kami selalu monitoring, karena pembangunan tugu ini, menyangkut nyawa manusia banyak untuk itu dari ukuran batu belah yang digunakan harus sesuai dengan uji laboratorium dan masuk standar yang ditentukan sedangkan diameter besi telah disampaikan oleh konsultan mengikuti spek yang ada, kalaupun tidak sesuai dengan spek bahan tersebut akan kita mintakan bahan sesuai standar yang telah ditentukan,”tegas Paisal, salah satu pengawas lapangan.

Sementara itu, Konsultan proyek Ibramsyah, mengatakan hal yang sama, pembangunan tugu pembatas yang berada di Kampung Astra Kesatra dikerjakan oleh rekanan selalu diawasi, oleh pengawas dari Dinas PUPR, dan konsultan agar dalam pengerjaan pembangunan tidak terjadi troubel.

Baca Juga Berita  Tenaga Medis RSUD KH.Muhammad Thohir, Akan Evaluasi Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat

”Terkait masalah teknis, material yang digunakan harus sesuai dengan data laboratorium batu belah yang kita gunakan sesuai dengan spek uji lab karena kekuatan batu bukan diukur dari warna, warna batu tidak ada dalam spek, tapi jenis batu karena itu kita mengunakan batu yang kekuatannya mampu menahan beban berat  (los anggeles) sedangkan diameter besi dan cor pondasi mengikuti standar yang telah ditetapkan, karena itu pembagunan tugu ini harus kokoh, dan cantik dipandang,”tutur Ibram. (tim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here