Listen to this article

TULANG BAWANG – Pendampingan pertanian dalam rangka mensukseskan swasembada pangan Nasional, selalu dilaksanakan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di lapangan, yang menjadi tugas tambahan diluar tugas pokok dalam pembinaan teritorial di wilayah Desa/ Kampung yang menjadi tanggung jawabnya.

Sertu Widarsono, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 426-03/Rawajitu, Kodim 0426/Tulang Bawang, melaksanakan pendampingan pertanian, turun ke sawah bersama petani untuk membersihkan gulma/ rumput di Kampung Hargo Mulyo, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (11/02/2020)

Baca Juga Berita  Hj. Winarti SE MH, Melaunching Program BPNT

Kepada wartawan Sertu Widarsono mengatakan, penyiangan/ pembersihan rumput yang dilakukan sekarang (11/02), ini adalah tanaman padi dengan sistim tanam di tugar atau ditajuk, petani merasa kesulitan dalam hal pembersihan gulma, karena sawah kondisinya masih kering, memang sawah yang ada di Kampung Hargo Mulyo adalah sawah tadah hujan, tetapi biasanya pada bulan bulan seperti sekarang air melimpah di sawah, sehingga pembersihkan rumput akan lebih mudah.

Masih kata Widarsono, tentu ini mempersulit posisi petani padi, mereka akan mengeluarkan biaya lebih besar dalam perawatan tanaman padinya.

Baca Juga Berita  DLHD Kabupaten Tulang Bawang Targetkan Tahun 2022 Bersih, Hijau, dan Terang

“Dirinya berharap tanaman padi tahun ini panennya bagus, dan harga gabah tinggi, sehingga petani tidak merugi” tambahnya.

Ibu Suparmi (40) salah satu petani warga Kampung Hargo Mulyo, juga menyampaikan hal yang sama kepada awak media, bahwa biaya penanaman padi tahun ini (2020) sangat besar, harapanya pada panen nanti harga gabahnya tinggi, sehingga bisa menguntungkan para petani, katanya. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here