Protes Keras Atas Penundaan Rapat Hearing Sepihak, Di Nilai Lecehkan Badan Musyawarah DPRD

0
814
Listen to this article

TULANG BAWANG – Rapat Komisi Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang membahas Rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 dengan Exsekutif, di tunda tanpa ada alasan yang jelas sampai dengan waktu yang belum ditentukan. (5/10/2020)

Ditundanya rapat ini mengundang banyak tanda tanya mengingat jadwal resmi dilaksanakan selama tiga hari terhitung dari tanggal 5 Oktober sampai dengan 7 Oktober 2020, namun ditunda tanpa ada kejelasan atau pun informasi.

Sementara rapat resmi ini Implementasi hasil dari badan musyawarah (Banmus) dengan nomor surat 005/1332/DPRD/TB/IX/2020 telah menjadwalkan hearing kelanjutan Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2021 serta ditandatangani dan dicap basah secara kelembagaan.

Terjadwal didalam surat yang telah ditentukan perihal hearing yang akan dilakukan pada hari tanggal 5,6 dan 7. digelar di gedung rakyat DPRD Tulangbawang.

Di sisi lain Pimpinan Komisi III DPRD Tulangbawang Hariyati dan Teguh dari Komisi II saat ditemui diruang Komisi III mengatakan, Iya hari ini ada rapat mengenai APBD tahun anggaran 2021, ini lagi nunggu kawan-kawan anggota dewan yang lain untuk terus komunikasi mengenai rapat komisi-komisi.

Baca Juga Berita  Berikut Rangkaian Acara Wellcome And Farewell Parade Kapolres Tulang Bawang

“Saya ini jauh loh mas dari Rawajitu dan baru saja sampai di gedung DPRD jadi saya tidak tau ada pembatalan atau penundaan karena saya baru tiba”,ucap Haryati

“Saya sudah dari jam 9 nunggu tapi belum mulai-mulai” imbuh Teguh

Sedangkan dari pihak exsekutif Kabag umum Akmal dan Kabag SDA Anis secara kompak mengeluarkan satu suara, saya tidak tau, kami ini datang di panggil terus dari sini (staff komisi sekretariat dewan) malah ngomong kepada kami hearing pada hari ini ada penundaan.

“Kata staff mereka tadi surat pemberitahuan penundaan rapat ini tidak keburu di buat, Kita juga sudah di sini kalo soal kenapa ditundanya yaa kita no comen karenakan yang punya hak mereka pihak (staff komisi sekretariat dewan) mengundang kita yaa kita hadir kesini untuk hearing, bila mengenai penundaan juga kami tidak tau karenakan bila penundaan ada surat nya enak jelas kenapa ditunda tapi ini tidak ada jadi gak tahu kenapa di tunda”, terang Akmal

Di singgung benar atau tidak hearing hari ini ditunda secara sepihak, Kabag Umum pemerintah daerah Kabupaten Tulangbawang itu hanya menjawab, “mungkin saya juga tidak tau apa alasan pastinya”,jelas Akmal saat ditemui di gedung rakyat DPRD Tuba

Baca Juga Berita  Apel Renungan Suci di Taman Makan Pahlawan Tanda Hormat Terima Kasih Atas Jasa para pahlawan

Hal tertundanya rapat mendapat reaksi dan protes keras dari semua komisi serta fraksi salah satunya Ketua Fraksi partai Golkar DPRD Tuba Nirwansyah Habib angkat bicara secara tegas mempertanyakan penundaan rapat komisi pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2021 dengan Exsekutif.

“Rapat ini kan resmi setelah di Paripurnakan dirapatkan lagi di Badan Musyawarah (Banmus), kalo mau berhenti atau menunda harus resmi juga dong nggak boleh main sepihak sepihak gitu aja. APBD ini juga apabila tidak segera dibahas bagaimana bisa ada pembangunan di Kabupaten Tulangbawang, apalagi penundaan ini belum ada kepastian kapan akan dimulai kembali”,tegas pria yang sering disapa Wan Punguh tersebut.

Ditundanya rapat pembahasan KUA dan PPAS tahun anggaran 2021, Fraksi partai Golongan Karya (Golkar) menyayangkan atas tertundanya rapat tersebut serta mengambil sikap dengan melayangkan surat resmi kepada sekwan DPRD Tulangbawang dengan nomor surat 10/F-P.Golkar/DPRD/TB/IX/2020. yang berisikan mempertanyakan penundaan rapat hearing yang tidak sesuai dengan mekanisme secara kelembagaan DPRD. Surat tersebut di tanda tangani oleh seluruh anggota Fraksi partai Golkar yang ada di kursi legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.(sdi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here