Listen to this article

Bandar Lampung – Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (POKDAR) Provinsi Lampung himbau warga masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam upaya penyampaian aspirasi undang undang ciptaker dan berharap kepada seluruh komponen bangsa dapat mengedepankan dalam menjaga persatuan, persatuan dan kekeluargaan, dengan tidak melakukan anarkis serta vandalisme.

Hal ini di sampaikan H.Firman Rusli, ST, MM, selaku ketua POKDAR Lampung, saat komprensi perss di ruangan sekretariat  gedung POKDAR yang beralamatkan di jalan Nangka Bumi Menti, kecamatan Pahoman, Bandar Lampung, bersama seluruh kepengurusan POKDAR kabupaten kabupaten.

Baca Juga Berita  Kuasa Hukum PT.AMOEBA dan PT. AWI Gugat Polres Lumajang 100 Miliar

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi aktif Pokdar Lampung dalam upaya menciptakan Kondisi Kamtibmas yang aman, damai, nyaman dan kondusif.

Dalam penyampainnya Firman Rusli berharap di masa – masa pandemi saat ini, dirinya berpesan kepada seluruh jajaran POKDAR khususnya agar dapat ikut serta mensosialisasikan kepada halayak umum agar tidak memprovokasi dan diprovokasi sehingga dapat menimbulkan tindakan refresif dari Aparat Penegak Hukum yg akan merugikan kita semua.

Mari kita secara bersama – sama menjaga dan mempertahankan NKRI dengan  saling menghargai, mengikuti aturan secara benar, serta menjunjung kearifan Budaaya kokal ” ajaknya.

Baca Juga Berita  Musim Kemarau Dan Cuaca yang Ekstrim Pemkab, Kodim 0426/TB dan Polres TB Gelar Sholat Istisqo

Saat di konfirmasi usai kegiatan ketua POKDAR Lampung mengatakan, POKDAR Lampung siap hadir dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, dan akan melakukan yang terbaik dalam mempasilitasi  penyelesaian  sesuai aturan yang benar.

Jika terjadi perbedaan yang menimbulkan perselisihan, maka harus diselesaikan dengan  cara yg benar, dan Pokdar siap memfasilitasi penyelesaiannya ” pungkas Minak panggilan gelar adat Kampungnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here