Kabupaten Tulang Bawang Gelar Final Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan

0
392
Listen to this article

TULANG BAWANG – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melakukan seleksi final lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan dalam rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII tahun 2021, acara tersebut digelar di gedung serba guna setempat. Kamis (9-9-2021)

Dalam sambutannya Bupati Winarti mengatakan, kegiatan ini merupakan acara lanjutan seleksi final kategori teknologi tepat guna unggulan, dalam rangka gelar teknologi tepat guna tingkat nasional XXII Tahun 2021 di Kabupaten Tulangbawang Provinsi Lampung.

inovasi yang dilakukan adalah membuat mesin penggiling padi mini serbaguna dan multifungsi dengan kualitas premium dan tanpa sekam

“terciptanya inovasi ini bagi petani bisa menghasilkan padi siap jual dan menghadirkan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, dengan harapan agar petani padi dapat menghasilkan keuntungan nilai tambah yang lebih baik dari beras yang dijual maupun dedak,”ungkapnya.

Baca Juga Berita  Pemkab Tuba Gelar Sidak Ke Pasar Tradisional dan Modern

Lebih lanjut, produk ini diberi nama Multi Purpose Processing Machine (Alat Pengolah Serbaguna) lesung milenium. multi purpose processing adalah alat sederhana serbaguna yg dikembangkan oleh Nurhadi asal kampung batang hari Kecamatan Rawa Pitu.

Adapun kegunaan Ndari alat ini sendiri dapat digunakan sebagai alat penggiling gabah menjadi beras peremium tanpa limbah sekam, sekam menjadi dedak halus untuk pakan ternak, penggiling beras menjadi tepung beras, pengupas sorgum, penggiling jagung menjadi tepung jagung, penggiling gaplek menjadi tepung gaplek dan lain sebagainya.

“Multi purpose processing machine ini merupakan pemenang juara 1 lomba TTG Unggulan tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan pada 6 Juli 2021 lalu di hotel Yunna Bandar Lampung, kemudian akan mewakili Provinsi Lampung di tingkat Nasional,”tuturnya

Diacara tersebut juga diberikan pemaparan yang diberikan berupa system operasi dan tujuan serta kelebihan mesin yang dijelaskan melalui pemaparan ppt secara daring, proses pengerjaan produk yang akan diolah hingga siap pakai atau produk jadi yaitu berupa butir padi yang bersih dan berkualitas hanya dengan 2 kali pengolahan.

Baca Juga Berita  Dinkes Tuba Sidak Apotek Yang Ada di Wilayahnya

Saat ini permintaan mesin giling padi mini multifungsi ini sudah digunakan poknas di program kreativ mandiri Kabupaten Tulangbawang dan beberapa Provinsi di Indonesia, selain itu customer kebanyakan petani pemilik lahan sawah dan pengusaha bidang pertanian. mesin ini juga sudah dipasarkan secara luas di Sumatera, Jawa dan Kalimantan proses pengiriman melalui jasa expedisi.

“Semoga produk unggulan ini akan menjadi pemenang dalam lomba Tingkat Nasional ini dan semoga kedepannya Kabupaten kita dapat menghadirkan inovasi – inovasi lain yang lebih baik lagi,”tutup Winarti. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here