Winarti Kunjungi Korban Keracunan Makanan Di RSUD Menggala

0
355
Listen to this article

TULANG BAWANG – Bupati Tulangbawang Winarti mengunjungi 57 warga keracunan makanan yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala. Ke 57 warga tersebut berasal dari Kampung Mekar Jaya dan Kampung Mekar Indah Jaya. Sabtu (8-1-2022)

Saat diwawancarai awak media pada saat kunjungan ke RSUD Winarti didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Anthoni, Wakil Direktur RSUD Menggala, Kepala OPD, dan Camat Banjar Baru mengatakan, “Kita pastikan warga yang keracunan makanan mendapatkan pengobatan gratis dan bisa mendapatkan pelayanan dengan baik. Semoga para pasien korban keracunan makanan yang saat ini tengah terbaring di RSUD Menggala bisa secepatnya sembuh agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga, serta dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,”ucapanya

Baca Juga Berita  Melalui Zoom Meeting, Wakil Walikota Metro Qomaru Pimpin Rapat Evaluasi Covid-19

Ditempat yang sama Kadis Kesehatan Fatoni mengatakan, Bupati Tulangbawang Winarti mengunjungi 57 Warga masyarakat Kampung Mekar Jaya dan Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamata Banjar Baru yang terkena keracunan massal akibat mengkonsumsi makanan yg berasal dari salah satu acara (kirim doa) disalah satu kediaman warga, adapun masyarakat yang mengalami keracunan tersebut terdiri dari 11 anak-anak, 32 wanita, 8 laki-laki total 57 orang, 6 orang sudah dinyatakan sehat dan kembali ke rumah. Jadi yang masih dirawat 51 orang.

Baca Juga Berita  Sidang Paripurna, Puncak Memperingati HUT Ke-22 Kabupaten Tulangbawang

“Mereka keracunan setelah mengkonsumsi nasi berkat (Nasi bungkus) yang dibagikan tuan rumah penyelenggaraan yasinan tersebut pada Kamis malam, Setelah menyantap makanan tersebut beberapa orang terkena demam, muntah – muntah, diare, kepala pusing dan badan menjadi lemas serta harus dirawat secara intensif di Rumah sakit,” terang Fatoni.

Masih kata Fatoni, hingga kini Tim BP POM dan pihak rumah sakit masih melakukan penelitian terkait kandungan yang ada pada makanan tersebut.

“Yang pasti pihak RSUD Menggala, masih belum bisa memastikan penyebab dari kercunan 57 warga kecamatan Banjar Baru,” jelas Fathoni.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here