Dinkes Mensosialisasikan Inovasi GENTING TUBA ( Gerbek Stanting Tulang Bawang ) Dalam Penurunan Stanting di Kab.Tulang Bawang

0
140
Listen to this article

TULANG BAWANG – Sektor kesehatan pada intervensi gizi spesifik dipenurunan Stunting berperan sebesar 30 persen, adapun kegiatan dan inovasi yang telah dilaksanakan selalu fokus pada sasaran 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) (15/09/23)

Intervensi gizi spesifik dimulai dari remaja puteri, ibu hamil, ibu nifas dan balita 0 sampai 5 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Fatoni mengatakan, bentuk inovasi Grebek Stunting (Genting Tuba) sebagai deteksi dini kasus Stunting dan membantu dalam mengindentifikasi kampung-kampung yang memerlukan perbaikan pelayanan kesehatan.

Baca Juga Berita  Si Jago Merah Lalap Rumah Warga

“Giat Genting Tuba dilakukan dengan cara mengukur tumbuh kembang balita mulai 0 – 5 tahun menggunakan alat antropometri sesuai standar,” ucapnya

Lanjutnya, yang mana giat ini dilakukan secara serentak pada bulan September tahun 2023 oleh tenaga pengelola gizi Puskesmas, bidan desa, kader gizi dan posyandu serta aparat kampung didampingi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang guna memastikan giat tersebut berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan.

Baca Juga Berita  Gison Berharap 655 Relawan Tanggap Bencana Dibantu Menggunakan Dana Desa

“Untuk balita dan ibu hamil pemantauan tumbuh kembang dan intervensi secara langsung ke Bumil dan balita dengan masalah gizi. Salah satunya dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal. Sedangkan, untuk remaja puteri telah dilakukan giat minum tablet penambah darah ke setiap sekolah setiap seminggu sekali sebagai persiapan sebelum memasuki jenjang pernikahan,” tutupnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here