DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

0
49
Listen to this article

TULANG BAWANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang menggelar rapat Paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020, acara digelar di ruang rapat kantor DPRD setempat. Selasa (25-5-2021)

Dalam acara tersebut Sekertaris Dewan DPRD Tulangbawang Hariyanto menyampaikan, dari 40 anggota dewan yang ada, hadir 33 anggota, 7 tidak hadir dengan keterangan 6 izin dan 1 meninggal dunia.

Sementara Bupati Tulangbawang Winarti dalam sambutannya mengatakan, Laporan yang disampaikan terdapat 7 (tujuh) komponen laporan keuangan terdiri dari Laporan realisasi anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Baca Juga Berita  4 Pebilliard Bandar Lampung Juarai Turnamen POBSI Pringsewu 2021

Adapun ketujuh komponen Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2020 ini, telah diperiksa oleh BPK-RI dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk yang ketujuh kalinya secara berturut-turut.

“saya berharap atas kerjasama yang baik dari DPRD Kabupaten Tulangbawang melalui Pansus dan Unsur terkait, kiranya tahap pembahasan Raperda selanjutnya dapat berjalan lancar, sesuai mekanisme yang berlaku,”harap Winarti.

Winarti juga mengajak untuk terus bergotong royong, Bergerak Melayani Warga (BMW), demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Tulangbawang dalam mencegah COVID-19

“Tulangbawang yang saat ini sudah memasuki zona kuning, untuk itu diharapkan kita tetap selalu waspada semoga Kabupaten Tulangbawang secepatnya masuk ke zona hijau,”ungkapnya.

Baca Juga Berita  Bupati Tulang Bawang Resmikan Masjid Jami' Darussalamah.

Lanjutnya, pada 2020 angka stunting Tulangbawang 12,79 %, dan dari data terakhir grebek stunting di 15 Kecamatan menurun menjadi 8,93 %, dimana hal ini bahkan melebihi target penurunan angka stunting nasional sebesar 14 %.

“Dengan 25 program BMW dibidang Kesehatan penurunan stunting sangat berpengaruh, ini sebuah prestasi demi kemajuan sai bumi nengah nyeppur dimasa depan kelak yang akan dijalani oleh anak-anak penerus bangsa ini,”tutup Winarti.

Dalam rapat Paripurna ini juga ketua DPRD Tulangbawang Sopi’i menyampaikan bahwa posisi anggotanya yang telah meninggal dari fraksi Golkar almarhum Nirwansyah Habib akan segera digantikan oleh Bandarsyah yang juga dari partai Golkar.(sdi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here